Latest Updates

Tugas 2 Teori Portofolio dan investasi

NAMA : HERFANDO MAULANA ALHAFIZH
NIM : 030661532
MATA KULIAH : TUGAS PORTOFOLIO & ANALISIS INVESTASI


Jelaskan 3 ukuran yield obligasi yang sering digunakan para dealer dan portofolio manager !
JAWAB :

Yield Sekarang
Investor  obligasi biasanya ingin tahu berapa  yield  yang  diperoleh  pada  saat memegang obligasi.  Adapun Yield  sekarang merupakan  yield  dihasilkan obligasi sekarangin idengan dihubungkan kupon  yang  di setahunkan  dan harga pasar dari obligasi tesebut.
Seringkali  para  Manager  Investasi  yang  mengelola portofoliome manfaatkan yield   sekarang ini sebagai ukuran untuk melakukan investasi.   Hal   ini dilakukan dikarenakan ketidakpastian tingkat bunga  yang  berlaku  di  masa depan.

Adapun  yield sekarang dari obligasi tersebut sebesar  21,8%.   Harga  pasar Obligasi   yang   menurun di bawah harga   nominal   mengakibatkan   Yield sekarang  yang  diperoleh  investor  obligasi tersebut semakin besar melebihi kupon obligasi  yang  bersangkutan.  Yield  ini digunakan manajer Investasi untuk membeli obligasi yang bersangkutan ke dalam portofolio walaupun tingkat bunga yang berlaku lebih besar dari kupon obligasi.

Yield sampai Jatuh Tempo
Pemilik dana sering juga tidak mau menjual obligasi sampai pada jatuh tempo. Artinya,  Obligasi  yang  dibeli tersebut di pegang terus sampai jatuh  tempo.  Perubahan tingkat bunga  yang  diputuskan Pemerintah seakan-akan tidak berpengaruh terhadap pemegang obligasi. Yield   sampai Jatuh   Tempo merupakan tingkat pengembalian  internal  dari investasi  yang  bersangkutan.

Yield untuk membeli kembali (yield to call)
Ada juga penerbit obligasi ingin obligasi tersebut dapat dibeli kembali sebelum jatuh  tempo.    Artinya penerbit obligasi mempunyai hak untuk membeli obligasi  dan  dituangkan  pada  perjanjian awal ketika obligasi di terbitkan.  Pembelian obligasi  oleh  penerbit umumnya obligasi sudah berlangsung dua sampai  4  tahun.    Bila penerbit membeli setelah tahun ke empat kelihatannya tidak begitu menarik karena tinggal jatuh tempo sehingga sangat layak untuk menunggu sampai jatuh  tempo.      Adapun  yield untuk adanya kasus penerbit dapat membeli kembali obligasi  yang  diterbitkannya  pada  periode tertentu disebut dengan  yield  to  call (YTC).    Perhitungan dari  yield  to  call  yaitu arus kas  yang  diperoleh sampai di beli  oleh  emiten penerbit dari obligasi tersebut


Jelaskan tiga kondisi yang harus dipenuhi oleh imunisasi portofolio untuk mencapai hasil yang immun!
JAWAB :
Periode investasi dapat dijadikan patokan untuk menentukan obligasi yang akan dimasukkan ke dalam portofolio. Apabila periode investasi adalah lima tahun, maka investor dapat memilih obligasi yang memiliki berbagai jangka waktu jatuh tempo, ada yang lebih dan ada yang kurang dari lima tahun. Durasi masing-masing obligasi dihitung menggunakan Macaulay duration karena berkaitan dengan jangka waktu pengembalian investasi. Melalui pengaturan proporsi nilai principal masing-masing obligasi dalam portofolio dapat dihasilkan durasi portofolio yang sama dengan jangka waktu investasi, yaitu lima tahun.

Nama dan rating obligasi. Nama dan peringkat (rating) obligasi yang dimasukkan ke dalam portofolio tidak secara langsung (secara kuantitatif) memengaruhi perhitungan. Obligasi dengan rating tinggi diterbitkan oleh perusahaan yang bagus, sehingga risiko gagal bayarnya kecil. Kupon dan risiko obligasi rating tinggi lebih kecil dari pada kupon dan risiko obligasi rating rendah.

Settlement date adalah tanggal pembelian obligasi. Tanggal pembelian obligasi belum tentu sama untuk setiap obligasi yang di masukkan ke dalam portofolio karena ke tersediaan obligasi tersebut di pasar dan pembelian dalam jumlah besar belum tentu tersedia semuanya di pasar pada tanggal yang sama.

Maturity date adalah tanggal jatuh tempo masing-masing obligasi yang dimasukkan ke dalam portofolio. Pilih obligasi jangka panjang dan jangka pendek yang dapat memberikan return maksimum dan portofolio obligasi tersebut dapat di imunisasi sesuai dengan jangka waktu investasi dan memenuhi pula persyaratan kualitatif yang ditentukan oleh investor. Program simulasi obligasi dapat membantu pemilihan obligasi yang akan  dimasukkan ke dalam portofolio. Melalui simulasi dapat diketahui perkiraan kemampuan maksimum portofolio tersebut menghasilkan return.

Reinvestment rate yaitu tingkat bunga yang digunakan untuk menginvestasikan kembali kupon yang diterima. Secara teoretis, kupon dapat diinvestasikan dengan return sebesar yield to maturity (YTM). Tetapi, tidak ada jaminan bahwa setelah kupon diterima kita dapat menginvestasikan dengan return sebesar YTM tersebut, bisa lebih rendah, bisa pula lebih tinggi. Dalam simulasi, kita asumsikan reinvestment rate lebih rendah dari pada market rate. Pada obligasi yang diimunisasi, perubahan reinvestment rate tersebut tidak memengaruhi cash flow di titik durasi secara signifikan.

Dalam menyusun portofolio, maka portofolio harus dibuat bahwa durasi asset sama dengan durasi asset kewajiban. Secara sederhana, portofolio yang dibangun yaitu membeli obligasi yang jatuh tempo sama dengan kewajibannya. Kemudian disperse (naik turun) asen dan kewajiban dibuat sama besar serta nilai asset lebih besar dari nilai sekarang kewajiban. Artinya kondisi yang dimiliki portofoilio imunisasi periode tunggal sama juga pada periode banyak.

a) Jelaskan yang dimaksud dengan nilai buku !
Nilai Buku adalah nilai sebuah aset yang dinyatakan dalam pembukuan. Nilai buku biasanya dihitung dengan cara mengurangi nilai aset terhadap akumulasi depresiasi atau penyusutannya. Nilai buku juga dapat dihitung dengan mengurangi total asset dengan aset tidak berwujud dan liabilitas. “Lalu apa nilai buku itu ?” nilai buku itu sendiri adalah nilai atau valuasi suatu perusahaan apabila diharuskan untuk dilikuidasi (dijual karena bangkrut).

b) Sebuah perusahaan mempunyai nilai buku sebesar Rp.520,00 pada akhir tahun X1 dan sebesar Rp.585,00 pada akhir tahun X2 dan saat ini masih di awal tahun X1 ketika harga sahamnya sebesar Rp.7.000,00 diperdagangkan dibursa. Hitunglah berapa rasio saham dengan nilai bukunya !
Rasio Harga terhadap nilai buku :
PBV = Harga Saham : Nilai Buku
= Rp 7.000,- : Rp 520,-
= 13,46 x
Dapat disimpulkan harga Rp 7.000,- merupakan harga yang mahal dibanding nilai bukunya Rp 520,- dan dari hasilnya PBV 13,46 x yang juga dapat disimpulkan harga saham mahal karena diatas 1x.

Jelaskan model harga saham dengan deviden menurut walter dengan asumsi !

Teori dividen model Walter ini berpendapat bahwa selama keuntungan yang diperoleh dari reinvestasi lebih tinggi disbanding dengan biayanya, maka reinvestasi tersebut cenderung akan meningkatkan harga saham atau nilai perusahaan. Walter mengemukakan untuk menghitung besarnya harga saham sebagai berikut :

P = DPS + r / Cc (EPS-DPS)
Cc
Dimana :
P = Harga Saham
EPS = Laba per lembar saham
DPS = Dividen per lembar saham
r = Return dari reinvestasi
Cc = Biaya modal sendiri

0 Response to "Tugas 2 Teori Portofolio dan investasi"

Posting Komentar