Latest Updates

TUGAS 3 Teori Portofolio

NAMA    : HERFANDO MAULANA
JURUSAN : MANAJEMEN
NIM : 030661532


1 . Diketahui rata-rata perubahan kenaikan harga selama periode 2008 sampai dengan 2016 sebesar 27 % dan rata-rata perubahan penurunan harga pada periode yang sama sebesar 36 %. Dari data tersebut hitunglah Relative Strength Index (RSI)
JAWAB :
Relative Strength Index (RSI) termasuk salah indikator yang sering digunakan oleh traders. Diperkenalkan pertama kali oleh J. Welles Wilder pada tahun 1978 dalam bukunya New Concepts in Technical Trading. Nama ”Relative Strength Index” agak misleading karena RSI tidak membandingkan relative strength antara dua sekuritas, tetapi lebih pada internal strength dari satu sekuritas yaitu kekuatan antara perubahan kenaikan harga (upward price change) dengan perubahan penurunan harga (downward price change). RSI menghitung momentum harga. Adapun formula perhitungan Relative Strength Index sebagai berikut

RSI =100-{100/(1+R)}
 R = U/D
 U = rata-rata perubahan kenaikan harga (An average of upward price change).
 D = rata-rata perubahan penurunan harga (An average of downward price change).

Adapun U = 27% dan D 36%.
RSI = 100 – [ 100 / (1 + R)]
= 100 – [100 / (1+ (0,27/0,36)]
= 100 – 57,14286
= 42,85714

RSI biasanya mencapai puncaknya di atas level 70 dan bottoms di bawah level 30. RSI 70 berarti saham sudah terlalu banyak dibeli/overbought (time to sell) dan RSI 30 berarti saham sudah terlalu banyak dijual/oversold (time to buy).

Berdasarkan teori tersebut RSI tersebut dapat diinterpretasikan bahwa saham dalam posisi tidak terlalu banyak dibeli atau dijual , karena berada pada rentang 30>x<70.


2 Jelaskan pasar yang efisiensi berdasarkan  nilai informasi menurut Fama (1970)
JAWAB :
Fama (1970) mendefinisikan pasar yang efisiensi sebagai berikut yakni Suatu pasar sekuritas dikatakan efisiensi jika harga-harga sekuritas “mencerminkan secara penuh” informasi yang tersedia. Definisi dari Fama ini menekankan pada dua aspek, yaitu “fully reftect” dan information available”. Pengertian dari fully reftect menunjukan bahwa harga dari sekuritas secara akurat mencerminkan informasi yanga ada. Pasar dikatakan efisien menurut versi Fama ini jika dengan menggunakan informasi yang tersedia (information available), investor-investor secara akurat dapat mengekspentasi harga dari sekuritas bersangkutan.
Definisi efisiensi pasar ini menimbulkan banyak perdebatan. Beaver (1989) menyatakan bahwa definisi itu tidak jelas, tidak operasional dan sirkular. Misalnya terdapat informasi baru yang masuk ke pasar menjadi menjadi tersedia untuk semua pelaku pasar dan kemudian terlihat bahwa harga dari sekuritas yang berhubungan dengan informasi ini berunah. Karena informasi yang dibutuhkan tersedia dan harga berubah secara mencerminkan penuh informasi ini, maka secara definisi dapat dikatakan bahwa pasar adalah efisien. Permasalahan lain dari definisi efisiensi pasar ini adalah menyangkut akurasi ekspektasi dari investor-investor terhadap harga sekuritas.
Fungsi dari harga-harga di masa mendatang akibat informasi yang tersedia menjadi benchmark yang kemudian dibandingkan dengan funsi harga-harga dimasa datang yang terjadi karena informasi yang benar-benar digunakan oleh pasar. Perbedaan harga dari kedua fungsi tersebut dianggap sebagai pasar yang tidak efisien.

3 Jelaskan tiga strategi yang dipergunakan untuk mengelola opsi !
JAWAB :

STRATEGI OPTION
Dalam perdagangan option terdapat beberapa strategi yang dapat dikelompokan sebagai berikut:

Strategi terbuka
Strategi terbuka (naked strategies) melibatkan penggunaan terpisah dari setiap posisi option yaitu: strategi pembelian call (long position), strategi penjualan call option (short/writing position), strategi penjualan put dan strategi pembelian put. Posisi-posisi tersebut disebut strategi terbuka, karena tidak melibatkan posisi pemyeimbangan (off-setting) atau posisi cegah resiko pada option atau saham yang mendasari yang lain. Laba rugi yang dihasilkan dari masing-masing strategi tergantung dari harga saham yang mendasari pada tanggal kadaluarsa (dengan asumsi option tidak dilaksanakan atau dijual sebelum tanggal kadaluarsa). Kerugian maksimal yang ditanggung oleh pembeli option adalah sebesar harga option. Pada saat yang bersamaan, pembeli option dapat memperoleh keuntungan dari pergerakan harga saham yang baik (peningkatan harga bagi call option dan penurunan harga bagi put option) dikurangi dengan harga option. Sebaliknya, laba maksimal yang dapat diperoleh oleh penjual option adalah sebesar harga option. Sementara itu, penjual option tetap menghadapi seluruh resiko yang berhubungan dengan pergerakan harga yang tidak baik.

Strategi pembelian call merupakan strategi option yang paling langsung dalam memperoleh keuntungan dari peningkatan harga saham, dan pada saat yang bersamaan, membatasi kerugian maksimal terhadap harga option. Daya tarik spekulatif dari call option adalah option ini memberikan kesempatan bagi investor untuk menangkap pergerakan harga dari lebih banyak saham dalam nilai tertentu. Investor yang merasa harga saham akan mengalami penurunan atau perubahan yang sangat kecil, dapat memperoleh pendapatan dengan jalan menjual call option. Laba rugi yang diterima penjual option merupakan refleksi dari laba rugi pembeli option.

Strategi tertutup/cegah resiko
Berlawanan dengan strategi terbuka, strategi tertutup (covered or hedge strategies) melibatkan posisi dalam option dan juga posisi dalam saham yang mendasari. Tujuan strategi ini adalah mengimbangi setiap pergerakan harga yang tidak diinginkan melalui perolehan keuntungan dari posisi lainnya. Dua strategi tertutup yang paling sering digunakan adalah strategi penjualan call tertutup (covered call writing strategy) dan strategi pembelian put terlindungi (protective put buying strategy). Strategi penjualan call tertutup melibatkan posisi penjualan call option atas saham yang dimiliki investor dalam portofoilionya. Yaitu investor mengambil posisi jual pada call option atas saham dengan posisi beli. Jika harga saham menurun, akan timbul kerugian akibat posisi beli saham. Namun pendapatan yang diperoleh dari penjualan call option akan mengagnti seluruh kerugian, sebagian kerugian, atau lebih besar dari kerugian yang diderita sehingga memberikan laba bagi investor.

Strategi kombinasi
Dalam strategi kombinasi, call option dan put option dari saham mendasari yang sama dengan harga pelaksanaan tanggal kadaluarsa yang sama dijual atau dibeli. Jika posisi dan jumlah put option sama dengan call option, maka strategi ini disebut “straddle” yang merupakan jenis strategi gabungan yang paling terkenal.

2. Strategi selisih hasil (spread strategy)

Dalam strategi ini melibatkan posisi pada satu atau lebih option sehingga biaya pembelian option didanai sepenuhnya atau sebagian dari hasil penjualan option lain dengan aktiva mendasari (underlying asset) yang sama. Strategi spread memiliki beberapa bentuk seperti bull spread, bear spread, vertical spread, horizontal spread, diagonal spread, dan butterfly spread. Sebagai contoh dalam bull spread, investor membeli put option “out of the money” yang dananya berasal dari penjualan call option “out of money” dengan underlying asset yang sama.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA OPSI

Harga underlying asset dan exercise price (harga pelaksanaan)
Jika suatu call option dilaksanakan pada suatu waktu di masa yang akan datang, pembayarannya sebesar selisih lebih dari harga underlying asset yang melebihi dari exercise price. Suatu call option akan menjadi lebih bernilai jika harga underlying asset meningkat dan kurang bernilai jika exercise price meningkat.

2. Tanggal Jatuh Tempo

Untuk tipe Amerika, dari kedua macam option baik call option maupun put option menjadi lebih berharga jika jatuh temponya semakin meningkat. Sementara untuk tipe eropa nilai terhadap option baik call mupun put option tidak terpengaruh dengan jatuh tempo, hal ini berkenaan dengan waktu pelaksanaan hak. Berikut ilustrasi ketergantungan call dan put option terhadap lamanya waktu jatuh tempo.

3. Volatility Volatility atas underlying asset

Adalah sebagai ukuran tingkat ketidakpastian mengenai pergerakan underlying tersebut dimasa datang. Jika volatility semakin meningkat maka akan semakin meningkat pula peluang underlying asset mengalami peningkatan atau malah menurun

4 Jelaskan apa yang dimaksud dengan kontrak forward/futures dan transaksi SWAP !
JAWAB :
Kontrak serah atau yang dalam bahasa asing disebut forward contract adalah suatu persetujuan antara dua belah pihak untuk menjual atau membeli suatu aset (atau bentuk apapun juga) di suatu waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, tanggal penjualan dan tanggal penyerahan barang dilakukan berbeda. Kontrak serah ini digunakan untuk mengendalikan dan meminimalkan risiko, sebagai contoh risiko perubahan nilai mata uang (contoh:kontrak forward untuk transaksi mata uang) atau transaksi komoditi(contoh: kontrak serah untuk minyak bumi).

Satu pihak setuju untuk membeli, pihak lain menjual, untuk suatu harga yang telah disetujui sebelumnya. Saat terjadi transaksi forward, belum terjadi pertukaran/pembayaran uang. Pembayaran dan pengiriman barang dilakukan sesuai dengan jadwal dan aturan yang telah disepakati.

Harga forward berbeda dengan harga spot atau harga pada saat asset tersebut berpindah tangan {pada waktu tersebut (spot), biasanya dua hari kerja}.

Istilah
Kontrak serah atau kontrak forward adalah merupakan bentuk dari kontrak berjangka sederhana yang diperdagangkan di luar bursa ( over the counter-OTC) sedangkan bentuk kontrak berjangka lainnya yang disebut dengan kontrak berjangka atau sering juga dikenal dengan istilah "kontrak future" yaitu kontrak berjangka yang diperdagangkan di bursa berjangka.

Di Indonesia kontrak forward (kontrak serah) dibuat atas dasar kesepakatan dua belah pihak yang bertransaksi dan dapat dilakukan dimana saja, sedangkan kontrak berjangka telah ditetapkan secara standar dan hanya dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Kontrak forward selalu diakhiri dengan penyerahan barang secara fisik, sedangkan kontrak berjangka dapat ditutup dengan tiga cara yaitu penyerahan barang atau penyerahan secara tunai, mengambil posisi sebaliknya dari posisi yang dimiliki sekarang, dan pertukaran dengan transaksi fisik (exchange for physical).Kemudian transaksi kontrak berjangka dilakukan dengan penyerahan margin yang relatif kecil dibanding dengan nilai kontrak dan dijamin serta diselesaikan oleh Lembaga Kliring setiap hari.
Transaksi SWAP adalah transaksi keuangan antara dua pihak yang mempunyai kepentingan jetika transaksi ini memberikan keuntungan kepada kedua pihak. Transaksi SWAP ini dapat dilakukan dengan dua transaksi yang sangat terkenal yaitu transaksi SWAP tingkat bunga dan transaksi SWAP valuta asing. Transaksi SWAP tingkat bunga yang dimaksudkan yaitu pihak yang melakukan transaksi ingin mengubah tingkat bunga yang saat ini dimiliki, misalnya tingkat bunga tetap menjadi tingkat bunga mengambang, dan sebaliknya. Artinya pihak bertransaksi ingin mengubah tingkat bunga dari mengambang menjadi tetap atau dari tingkat bunga tetap menjadi tingkat bunga mengambang. Untuk kasus SWAP tingkat bunga maka transaksi yang bisa dilakukan yaitu pinjaman dan investasi. Pihak tertentu memiliki pinjaman dengan tingkat bunga tetap diubah menjadi tingkat bunga mengambang dan sebaliknya. Demikian juga, pihak tertentu mempunyai investasi yang hasil pengembaliannya (sering disebut kupon) dengan tingkat bunga tetap akan diubah menjadi tingkat bunga mengambang atau sebaliknya.
Pihak yang melakukan transaksi SWAP ini melakukan perubahan dikarenakan sifat dari usaha atau kemampuan yang dimilikinya. Biasanya yang terjadi perusahaan ingin melakukan perubahan dari tingkat bunga mengambang menjadi tetap dikarenakan kemudahan pihak tersebut melakukan perhitungan atas bisnisnya. Bila pengeluaran tingkat bunga dapat dipastikan maka pengusaha tersebut dapat memastikan segala aktivitas bisnis yang dilakukan. Bila tingkat bunga mengambang yang diinginkan biasanya tingkat bunga tersebut juga pasti bisa diramalkan pada kisaran tertentu.
Berbagai perusahaan sering kali membutuhkan dna dalam bentuk valuta lain bukan valuta ketika perusahaan tersebut berlokasi atau valuta local dan memiliki valuta asing yang cukup besar. Oleh karenanya, transaksi SWAP valuta asing ini dapat membantu dalam tingkat bunga maupun valutanya sendiri. Transaksi SWAP valuta ini banyak dilakukan dengan bantuan bank sebagai lembaga perantara. Misalnya Inco mempunyai pendapatan dalam valuta asing yang cukup besar, tetapi pembayarannya banyak sekali dalam bentuk valuta lokal Rupiah. Oleh karenanya, Rupiahnya dicari dan valuta asingnya dijual dan dibuat agreement dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Adab transaksi ini dpat dikategorikan menjadi dua kelompok besar yaitu valuta swap tingkat bunga tetap dengan tingkat bunga mengambang dan valuta swap tingkat bunga tetap dengan tingkat bunga tetap. Shapiro (2006) menyatakan bahwa valuta swap tingkat bunga tetap dikonversikan kepada tingkat bunga mengambang.

0 Response to "TUGAS 3 Teori Portofolio"

Posting Komentar